seniman muda Kemal Pasha, seorang penjelajah ide yang kreatif, ikut mengisi ruangcipta kineDUA8 dengan sebuah karya wayang alternatif.

 

Cepot Ngepot 
Indonesia, 1997
film-pendek komedi (24 menit)
semua umur

kineDUA8 11 mei 2002
galeriManca jam 15:30
dasar pemikiran

melihat tontonan wayang yang ada dari dulu hingga sekarang sungguh sangat membosankan. Selain dibutuhkan waktu luang semalam suntuk juga ceritanya dari jaman nenek saya belum lahir sampai saya sekarang tidak berubah... padahal wayang adalah kesenian tradisional yang harus dilestarikan kepada generasi penerus bangsa Indonesia.
sinopsis

pada jaman yang akan datang……di Indonesia terjadi kerusuhan-kerusuhan yang dibuat oleh provokator sehingga negara kita hancur lebur oleh perbuatan pengacau-pengacau itu. Cepot beserta para kurawanya bersatu untuk melawan para pengacau tetapi usahanya itu dapat digagalkan oleh para pengacau.

bantuan datang dari pembela kebenaran yang berasal bukan dari Indonesia, yaitu “Kang Satria Baja Hitam”. karena musuh begitu kuat untuk dikalahkan, Kang Satria Baja Hitam juga kalah oleh penjahat (provokator).

akhirnya datang Kang Gatot Kaca membantu Kang Satria Baja Hitam menumpas penjahat-penjahat itu. bersatunya kekuatan Kang Gatot Kaca bersama Kang Satria Baja Hitam berhasil menghalau para penjahat dan provokator yang berniat mengacaubalaukan persatuan negara Indonesia………

sebagai rasa terimakasihnya Kang Satria Baja Hitam atas bantuan Kang Gatot Kaca menyelamatkan dia, Kang Satria Baja Hitam goyang disco di hadapan Cepot dan kawan-kawan…

harapan

"saya mencoba membuat tontonan wayang berdurasi pendek, dengan cerita yang nyata di lingkungan masyarakat, dengan harapan generasi muda Indonesia mau menonton kembali kesenian tradisional wayang," kata Kemal Pasha.


  << calendar

kontak >>  kemal pasha