film-pendek kian menjadi ekspresi sehari-hari kalangan individu-lepas berkat semakin terjangkaunya teknologi audio-visual dan semakin kuatnya nurani awam untuk bicara

 

Shorts from Here and There 
kumpulan film-pendek karya sineas-sineas lepas Indonesia
setiap penayangan disertai diskusi santai
kineDUA8 setiap hari sabtu selama juli 2002
terbuka untuk umum tanpa pungutan bayaran
dikoordinasi oleh Farishad Latjuba + Anton Junaedi dari layarperak.com
dasar pemikiran

short movie belakangan ini mulai marak di Indonesia. seiring dengan mulai bernafasnya perfilman lokal, banyak orang mulai tertarik pada sinema. banyak individu mencoba untuk memulai sebuah produksi film kecil-kecilan. teknologi sederhana dan budget yang pas-pasan tidak menghalangi untuk sebuah film menjadi bermakna, berkesan, dan dibicarakan orang. 

short movie ternyata sangat penting dalam menunjang karir perfilman seseorang. di short movie bisa dilihat greget asli seorang sineas. medium ini lazim dijadikan ajang kreativitas bebas yang memungkinkan ekspresi seseorang menjadi lebih liar, tanpa terikat pada kewajiban komersial dan tunduk pada tuntutan selera pasar. 
jadual

gedungDUA8 dalam komitmennya untuk menjadi sebuah ruang ekspresi seni+budaya lintasbatas, secara rutin menyelenggarakan kineDUA8, yakni ruang-ekspresi bagi berbagai karya sinema antar-bangsa. untuk bulan juli 2002, tercatat sejauh 6 film-pendek yang siap tayang.

06 juli 2002
16.00 : ----
19.00 : Doni & Wandi karya Priambodo

13 juli 2002
-16.00 : Maya (SMUN 61)  karya Angga
-19.00 : Jony Mama karya MensRoom

20 juli 2002
16:00
Siapa Minum Susu Gue?  karya Osa Sutardi
17:00
Badai Berlalu karya Farishad Latjuba
19:00
Jangan Tunggu Tanggal Mainnya karya Lutfie Abdullah
20:00
La Jetee (France, 1962, 29mins)

27 juli 2002
16.00 : Rhama Zulfikar karya Dennis Adishwara
17:00 : "...ketemu bapak..." karya Yosep Anggi
19:00: Pasar karya Rako Prijanto
20.00 : El Meler karya Dennis Adishwara

(judul film dan waktu dapat berubah sewaktu-waktu, ikuti update kalender)

semua film hanya akan diputar untuk kemudian didiskusikan bersama tim produksinya. dari sini diharapkan terjadi sharing pengetahuan tentang dunia produksi film, proses kreatif sebuah ide, dan teknik developing sebuah cerita menjadi skenario yang baik.
terbuka

kineDUA8 tidak memberikan peringkat, tidak memberikan nilai, atau penghargaan. Penghargaan yang akan diterima para sineas muda ini adalah bahwa film yang telah mereka buat akan dinikmati khalayak secara terbuka. 

Jika anda mempunyai atau mengetahui ada yang punya karya film pendek, dan niat untuk diputar di kineDUA8, segera hubungi Farishad Latjuba di layarperak.com atau Nani Buntarian di gedungDUA8. 

  << calendar

kontak >>  Farishad Latjuba