kerjasama lab seni+budaya
fakultas satra universitas indonesia
dengan gedungDUA8 dalam
membuka panggung kesenian rakyat
sebagai bagian ekspresi warga urban jakarta

 

Lenong Kampus
minggu 28 september 2002 jam 15:00
galeriManca + teaterMatahari
gratis untuk umum
"Harta Karun Kuburan"
produksi >> teater sastra UI + LSB FSUI
produser >> lab.seni+budaya FSUI dan gedungDUA8
sutradara+cerita >> i. yudhi soenarto
pimpinan produksi >> savril allezarama
pemain
a
lfian s. siagian
rahadian adetya
wiwin winarsih
harry rahman
ony hidayat rahman
farid fadli
iqbal abdillah
mulyadi
azis setiawan
agus miftah
rico perdana
indira
savril allezarema
pemusik
ahmad munjid >> gitar akustik
arie prasetyo >> biola + gendhang
memed leon >> vokal
yosephine solechah >> vokal
bambang widjanarko >> bonang
adang sudrajat >> perkusi
eko genthong >> perkusi
Jali sedang resah karena sejak ia memperoleh sebuah kotak kecil di kuburan keramat yang digalinya lima hari lalu, ia selalu dihantui mimpi buruk dan tidak bisa tidur nyenyak. Mimpinya makin mengerikan hingga ia hanya berani memejamkan matanya di siang hari. Ipin, temannya sesama penggali kubur, datang dan mengabarkan bahwa mereka berdua dipanggil Pak Maruki, sang majikan, di rumah Kong Badri, penasehat spiritualnya. Jali menolak dengan alasan sakit. Tapi akhirnya dia berterus terang bahwa dia menyembunyikan kotak kecil yang berisi tusuk konde. Jali merasa takut dan ingin mengembalikannya ke tempat semula. Leman mampir ke rumah Jali, dan menitipkan pesan kepada Pak Maruki bahwa penggalian tidak dapat dilanjutkan lagi karena warga di sekitar kuburan banyak yang protes dan berdemonstrasi di depan kuburan. Pak Maruki pun akhirnya mendengar jika namanya disebut koran-koran lokal sebagai dalang penggalian kuburan keramat. Kong Badri sebagai penasehat spiritualnya berusaha menenangkannya. Namun Kong Badri lebih tertarik pada Nana, sekretaris Pak Maruki. Persoalan pun makin rumit, ketika semua orang tahu bahwa Jali menemukan sebuah tusuk konde saat menggali kuburan keramat. Masing-masing merasa lebih berhak dan ingin memiliki benda tersebut. Akankah Jali mampu mempertahankan barang temuan miliknya, ataukah Pak Maruki sebagai majikan mampu mengambil haknya?

 

<< calendar

laboratorium seni+budaya
fak. satra universitas indonesia
tel  +62 21 7863528/9 ext 139
fax +62 21 7270038

kontak >> savril allezarama